Senin (12/10) SRB Rosyidah kembali lagi berbagi, kali ini bersama Gugus Jatayu Kecamatan Batealit dengan tema "Pembelajaran Berbasis TIK dengan Integrasi Portal Rumah Belajar". Acara ini dilaksanakan di SD Negeri 1 Bawu pada pukul 08.30-12.00 WIB. Peserta yang mengikuti kegiatan sosialisasi ini sebanyak 29 peserta (Undangan dan daftar hadir ) , mereka adalah perwakilan dua orang guru dari masing-masing pangkalan, yaitu satu guru kelas atas dan satu guru kelas bawah, dengan harapan peserta yang hadir akan mengimbaskan kepada guru-guru di sekolah masing-masing.
Kegiatan sosialisasi di Gugus Jatayu ini memang pesertanya paling sedikit dibandingkan dengan kegiatan sosialisasi sebelumnya. Hal ini dikarenakan Kecamatan Batealit masuk zona waspada covid-19, sehingga harus ada batasan protokoler kesehatan dalam pengumpulan masa. Kegiatan ini awalnya akan ditunda sampai keadaan benar-benar aman, tetapi semangat belajar guru-guru di Gugus Jatayu ini sangat luar biasa, sehingga kegiatan sosialisasi tetap dilaksanakan dengan menggunakan protokoler kesehatan.
Acara dimulai dengan pembukaan, menyanyikan Indonesia Raya dan Mars Jepara, kemudian dilanjutkan Sambutan–sambutan dari penyelenggara dan pengawas SD. Menurut Khaeroni (Ketua Dabin 2) acara ini termasuk acara yang penting untuk meningkatkan kompetensi. Beliau berharap SRB Rosyidah memberikan materi yang sebanyak-banyaknya untuk guru di Dabin 2.
Kegiatan sosialisasi dibuka oleh Alif Jasman, S.Pd. selaku pengawas Dabin 2 Kecamatan Batealit. Beliau sangat salut dengan kemauan belajar guru-guru yang ada di dabin 2 dan sangat mendukung kegiatan sosialisasi ini. Beliau berpesan agar tetap menjaga kesehatan dan menerapkan protokoler kesehatan agar tidak mudah terpapar covid-19.
Sosialisasi dimulai dengan memperkenalkan diri kemudian menceritakan alur pembaTIK, dengan harapan peserta mengikuti diklat-diklat daring secara gratis melalui simpatik.belajar.kemdikbud untuk meningkatkan kompetensi. Rosyidah pun memandu peserta untuk pendaftaran akun baru.
Seperti di kecamatan-kecamatan sebelumya, rata-rata peserta belum mengenal apa itu portal rumah belajar. Sosialisasi dimulai dengan menjelaskan apa itu portal rumah belajar dan mengapa harus portal rumah belajar. Ternyata masih banyak yang belum mengetahui aplikasi dan web apa saja yang dapat diakses menggunakan kuota belajar. Peserta semakin tertarik karena selain dapat diakses menggunakan kuota belajar, fitur-fitur yang ada dalam portal rumah belajar juga dapat digunakan secara gratis.
Praktik dimulai dengan cara mengakses sumber belajar baik melalui login maupun tanpa login, dilanjutkan cara mengunduh serta cara mengirimkan kepada siswa melalui whatsap. Peserta sangat tertarik karena cara penggunaan sumber belajar pada portal rumah belajar sangat mudah dan sesuai dengan kondisi saat ini. Setelah mencoba mengirimkan sumber belajar kepada siswa, Praktik dilanjutkan dengan cara mengakses Bank Soal dan cara mengirimkanya kepada siswa.
Rosyidah pun memberikan tips kepada peserta Agar memori HP tidak cepat penuh karena tugas-tugas yang dikirim siswa melalui whatsap. Karena rata-rata pembelajaran dilaksanakan menggunakan media Whatsap yang dianggap paling mudah oleh siswa maupun guru.
Keseruan kembali terjadi saat membuat soal online menggunakan CCTV. Peserta sampai lupa kalau waktu sosialisasi sudah selesai, karena fokus menyimak dan mempraktikkan panduan dari Rosyidah. Suatu kebahagiaan tersendiri ketika apa yang kita sampaikan adalah hal-hal yang benar-benar dibutuhkan dan bermanfaat untuk orang lain.
Sedikit yang kita bagi, bisa berarti besar untuk orang lain
Merdeka belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Maju Indonesia





0 Komentar