Pemanfaatan Portal Rumah Belajar bersama Kecamatan Bangsri


Rabu (11/11) SRB Rosyidah kembali lagi berbagi dengan teman-teman guru di Kabupaten Jepara tentang pemanfaatan portal rumah belajar dalam pembelajaran berbasis TIK. Setelah maju mundur cantik, akhirnya kegiatan ini terlaksana. Jadwal sebenarny untuk sosialisasi di Kecamatan Bangsri adalah bertepatan dengan hari sumpah pemuda (28/10), namun karena cuti bersama maka di undur hari Kamis(12/11). Kegiatan ini terancam gagal lagi, karena penulis dan ketua panitia penyelenggara kegiatan sosialisasi mendapat tugas untuk mengikuti Pelatihan Teknis UBKD KKG SD/MI 2020, hingga akhirnya sosialisasi dimajukan pada hari Rabu (11/11).

Kegiatan ini dilaksanakan di SDN 3 Jeruk Wangi Kecamatan Bangsri pada pukul 08.00-12.00 WIB. Peserta yang mengikuti kegiatan sosialisasi ini sebanyak 38 peserta (daftar hadir sosialisasi), mereka adalah perwakilan guru dari masing-masing pangkalan, dengan harapan peserta yang hadir akan mengimbaskan kepada guru-guru di sekolah masing-masing. 

Acara dimulai dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mars Jepara, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari panitia penyelenggara dan Koordinator Satkordikcam Bangsri yang sekaligus membuka acara. Sebelum kegiatan sosialisasi dibuka, Koordinator Satkordikcam Kembang menyampaikan beberapa hal terhadap peserta, yang pertama yaitu peserta yang mengikuti kegiatan ini wajib hukumnya menularkan kepada rekan-rekan yang ada di sekolah masing-masing, karena ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang diamalkan, maka kita harus berbagi. Beliau juga berpesan pada guru-guru ASN, satu guru satu laptop, karena guru wajib menyongsong kemajuan pendidikan kedepan. Pemilik ciri khas Kharus (harus) ini juga meminta peserta untuk lebih meningkatkan kedisiplinan, dan bisa mencontoh nara sumber untuk datang tepat waktu bahkan datang sebelum mulai.




Berbeda dengan sosialisasi sebelumnya, Rosyidah belum banyak mengenal peserta sosialisasi ini. Rosyidah memperkenalkan diri kemudian menceritakan alur pembaTIK, dengan tujuan peserta tertarik untuk meningkatkan kompetensi tanpa harus mengeluarkan biaya, apalagi banyak peserta yang masih muda. Dan seperti yang diduga dengan motivasi yang diberikan Rosyidah, banyak yang tertarik dan meminta langsung dipandu untuk membuat akun simpaTIK. Melihat antusias peserta yang ingin mengikuti pelatihan daring, Rosyidah pun mencoba menyarankan agar guru-guru mengikuti Program Guru Belajar seri Masa Pandemi COVID-19 dan menjelaskan cara mengikutinya. Dan ternyata ada beberapa guru yang sudah mendaftar tetapi tidak tau maksudnya.





Sosialisasi diawali dengan tanya jawab tentang portal rumah belajar, ada beberapa yang sudah mengenal Portal Rumah belajar, Tetapi belum pernah menerapkan dalam pembelajaran, karena tidak tau cara menggunakanya. Masih banyak juga yang belum mengenal portal rumah belajar. Sebelum menjelaskan apa itu portal rumah belajar serta apa saja fitur-fitur didalamnya, Rosyidah menjelaskan aplikasi apa saja yang dapat diakses menggunakan kuota belajar. Dari sini peserta lebih serius menyimak tentang cara pemanfaatan Portal rumah belajar, dan antusias untuk membuat akun sumber belajar.

Rosyidah pun mempraktik cara mengakses sumber belajar baik melalui login maupun tanpa login, dilanjutkan cara mengunduh serta cara mengirimkanya kepada siswaPraktik dilanjutkan dengan cara mengakses Bank Soal dan cara mengirimkanya kepada siswa, kemudian cara mengakses dan menggunakan fitur terbaru portal rumah belajar (edugame). Peserta lebih suka mengirimkan tugas melalui HP karena dianggap lebih mudah dan lebih cepat. Karena banyak yang menggunakan Whatsap grup dalam pembelajaran, Rosyidah  pun memberikan tips agar memori HP tidak cepat penuh karena tugas-tugas siswa yang dikirim melalui whatsap. 

Untuk memantau siswa saat mengerjakan Penilaian Akhir Semester (PAS), Rosyidah juga berbagi cara bagaimana membuat soal online yang di lengkapi cctv









Alhamdulilah untuk sosialisasi di Kabupaten Jepara yang bagian darat sudah terlaksana semua, dan berjalan lancar serta penuh dengan keceriaan. Semoga sosialisasi ke Karimun Jawa (menyeberang laut) juga bisa segera terlaksana. Meskipun baru mengenal peserta, namun peserta maupun nara sumber sering bercanda, sehingga kegiatan menjadi lebih menyenangkan. Bahkan sebelum SRB Rosyidah sampai rumah, ada peserta yang membuat status di sosial media dan mengungkapkan seberapa manfaatnya kegiatan ini. Rasa lelah dan perjalanan yang lumayan jauh menjadi tak terasa karena bisa bermanfaat untuk orang lain.

 

Sedikit yang kita bagi, bisa berarti besar untuk orang lain   

    Merdeka belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Maju Indonesia 


 


Posting Komentar

0 Komentar